EMail :
admin@lensarakyat.com

Pengunjung

224665
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua
95
819
5105
211697
18297
26664
224665

Your IP: 54.166.245.10
2018-05-25 02:46
×

Pemberitahuan

There is no category chosen or category doesn't contain any items
Senin, 19 September 2016 12:41

Oknum Guru MI Miftahul Ulum Sampangan Muncar "Intimidasi" Siswa Kelas VI.

Written by
Rate this item
(0 votes)

Banyuwangi – Setiap Warga Negara Indonesia berhak mendapatkan pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Namun kenyataannya siswa kelas VI MI Miftahul Ulum Muncar Banyuwangi terkesan “terintimidasi” oleh oknum guru.

“Saya mendapatkan laporan dari anak saya kalau wali kelasnya mengatakan kepada siswa kelas VI apabila tidak melunasi uang LKS tidak mendapatkan nomer ujian yang secara otomatis tidak bisa mengikuti ujian setengah semester," ungkap Siti (35 tahun) salah satu wali murid kelas VI MI Miftahul Ulum Sampangan Muncar kepada wartawan lensarakyat.com, Minggu (18/09)

Siti juga mengaku merasa kelabakan, karena sang anak lapor pada hari Sabtu, sedangkan ujiannya hari Senin ini. Ia juga gelisah mengingat pendapatannya yang serba minim.“Benar sekolahnya tidak bayar, tapi buku-bukunya harus bayar,"pungkasnya.

Ahmad Kamto, Kepala Sekolah MI Miftahul Ulum Sampangan Muncar saat wartawan lensarakyat.com menghubungi lewat ponsel mengatakan bahwasa pihaknya melarang keras seluruh jajaran untuk mengintimidasi siswa-siswinya."Sebenarnya kemarin semua jajaran guru-guru sudah rapat untuk memberikan kartu nomer peserta ujian. Akan saya klarifikasi semua guru terkait masalah ini, padahal sebelumnya dalam rapat sudah saya sampaikan jika ada yang melakukan hal tersebut berarti oknum guru tersebut bekerja tidak sesuai prosedur,"ungkapnya.

"Terkait penjualan LKS tidak ada Masalah. murid mau beli atau tidak kami tidak memaksa, fotokopi pun juga bisa, beda dengan negeri."Katanya. (Dafid Firmansyah)

Read 473 times