EMail :
admin@lensarakyat.com

Pengunjung

195723
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua
1287
658
4238
182268
16019
23522
195723

Your IP: 54.81.71.187
2018-04-19 16:28
×

Pemberitahuan

There is no category chosen or category doesn't contain any items
Jumat, 13 April 2018 19:29

Kapolres Jember Tekankan Peserta Penerimaan Anggota Polri 2018 Bermain Bersih Featured

Written by
Rate this item
(1 Vote)
 
Jember - Jum'at (13/04), orangtua peserta penerimaan anggota Polri 2018 dan jajaran kepolisian Jember menandatangani MoU agar peserta mengikuti seleksi secara bersih. Dalam sambutannya, Kapolres Jember menekan para peserta seleksi agar bermain bersih saat seleksi, hal ini untuk menghasilkan penerus Polri yang patuh dan Promoter.
 
"Saya harap para peserta seleksi tidak menggunakan uang saat mengikuti tahapan seleksi nanti, jika ketemu akan ada tindakan tegas. Mari semua peserta berkompetisi secara sehat dengan mengedepankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (Betah), agar hasilnya sesuai dengan kompetensi masing - masing peserta," ungkap Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo SH SIK MH di gedung Bhayangkara, Patrang.
 
Kusworo juga menambahkan, saat ini Polri sedang proses pembenahan dalam hal rekrutmen, sebagaimana arahan kebijakan Kapolri. "Saya tekankan para peserta seleksi agar kedepan tidak boleh menggunakan sponsor atau rekomendasi dari pihak manapun," tuturnya.
 
"Proses rekrutmen juga tidak akan berjalan lancar tanpa adanya kerjasama semua pihak melalui jiwa yang sadar dan berintegritas tinggi. Jika semua kita laksanakan dengan baik, kita semua yakin muncul generasi Polri yang patuh dan Promoter," terangnya.
 
Sementara Kabagsumda Polres Jember, Kompol H Gatot Murtiyasa mengatakan bahwasanya dalam pelaksanaan seleksi penerimaan Polri 2018 tidak ada biaya. "Jika ada Pungli saya harap masyarakat melapor ke Polda setempat," tegasnya.
 
"Jadi saat peserta melakukan registrasi dan mengisi blangko pendaftaran hingga pelaksanaan seleksi benar - benar bersih," pungkasnya. (Sul).
Read 145 times