EMail :
admin@lensarakyat.com

Pengunjung

224695
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua
125
819
5135
211697
18327
26664
224695

Your IP: 54.166.245.10
2018-05-25 02:48
×

Pemberitahuan

There is no category chosen or category doesn't contain any items
Sabtu, 05 November 2016 12:28

Terlapor Dugaan Penganiayaan Temui Penyidik

Written by
Rate this item
(1 Vote)

 

Jember – Terlapor dugaan penganiayaan yang berdomisili di Dusun Sumber Tengah Desa Panduman Kecamatan Jelbuk, Jum’at (04/11) menemui Penyidik Polsek Jelbuk. Berdasarkan surat panggilan dari Kantor Polsek Jelbuk dengan No Pol : SPG / 54 / XI / 2016 / Reskrim yang mengacu pada LP / K / 41 / XI / 2016 / Jatim / Res Jbr / Jlbk, Bagus Arosit (33 tahun) menjadi terlapor dalam kasus penganiayaan dengan korban atas nama Hartono warga Kelurahan Wirolegi Kecamatan Sumbersari.

“Saya datang ke Kantor Polsek Jelbuk untuk memenuhi panggilan penyidik sebagai terlapor dugaan penganiayaan dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di halaman rumah. Dalam panggilan pertama ini penyidik mencecar pertanyaan terkait apakah saya terlibat dalam penganiayaan yang terjadi pada Rabu malam (02/11),” ungkap Bagus Arosit (33 tahun) warga Dusun Sumber Tengah Desa Panduman Kecamatan Jelbuk, Jum’at (04/11).

Bagus juga mengaku heran dengan surat panggilan tertanggal 03 November 2016 tersebut, ia yang berada di dalam rumah justru jadi terlapor dalam dugaan penganiayaan sebagaimana dalam pasal 351 ayat 1 KUHP. Ia juga merasa malu dengan kejadian yang terjadi saat acara pesta khitanan anak tirinya, dan berharap pihak kepolisian untuk menegakkan keadilan yang seadil-adilnya.” Yang benar katakan benar, yang salah katakan salah,” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang terhimpun oleh Redaksi lensarakyat.com, kasus dugaan penganiayaan terjadi karena korban menarik – narik tangan Holifah Dwi Erika saat pagelaran Kesenian Ludruk Surya Utama berlangsung. Dengan adanya gelagat tersebut, kerusuhan yang mengakibatkan dugaan penganiayaan terjadi.

Sementara Penyidik Polsek Jelbuk, Hendro Prasetyo saat lensarakyat.com menemui di ruang kerjanya, Jum’at (04/11), membenarkan adanya pemanggilan terhadap Bagus sebagai terlapor dalam dugaan kasus penganiayaan yang terjadi pada Rabu malam (02/11). Pemanggilan tersebut berdasarkan atas laporan seseorang yang bernama Hartono yang mengaku telah teraniaya dan menduga Bagus sebagai pelaku, terangnya

Anggota Polsek Jelbuk yang berpangkat Bripka ini juga menambahkan, pemicu kejadian untuk sementara berdasarkan laporan korban karena istrinya sudah tinggal serumah dengan Bagus dan sudah terjadi pernikahan. “Selanjutnya pihak Polsek Jelbuk akan terus memproses kasus penganiayaan ini dengan memanggil saksi-saksi, mengingat terlapor tidak mengakui apa yang telah dilaporkan, pungkasnya. (SPR-02)

Read 665 times