EMail :
admin@lensarakyat.com

Pengunjung

224652
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua
82
819
5092
211697
18284
26664
224652

Your IP: 54.166.245.10
2018-05-25 02:44
×

Pemberitahuan

There is no category chosen or category doesn't contain any items
Rabu, 19 April 2017 13:06

Harga Telur Ayam Terus Anjlok, Peternak Terancam Bangkrut

Written by
Rate this item
(0 votes)

Kabupaten Malang - Peternak ayam petelur di Kabupaten Malang mulai menjerit, pasalnya harga pasaran telur ayam terus menurun. Akibatnya ratusan peternak ayam terancam gulung tikar karena beban biaya produksi yang tidak seimbang dengan hasil yang peternak dapatkan.


Menurut Rendra permainan harga yang dilakukan pengusaha di sinyalir menjadi biang anjloknya harga telur ayam di pasaran.


"Saat ini harga telur ayam berkisar Rp 14 ribu per Kilogram, sedangkan biaya produksi yang harus peternak keluarkan mulai pakan hingga vitamin , melebihi hasil yang di dapatkan. Hal ini jelas akan mematikan keberadaan para peternak ayam petelur,"  ungkapkan Bupati Malang, Rendra Kresna kepada Lensa Rakyat usai menerima kunjungan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI Drh. I Ketut Diamirta MP, Selasa(18/04).


Meski disadari , imbuh Rendra jumlah ternak ayam petelur di Kabupaten Malang saat ini hanya berjumlah sekitar 57.665 ekor ayam, dan masih kalah jauh dengan Blitar. Tapi keberadaan ternak ini mampu membawa dampak signifikan bagi Kabupaten Malang, ujarnya.


Hal sama diutarakan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Ir Endang Retnowati, menurut nya turunnya harga telur dipasaran ini diduga permainan para pengusaha. Terlebih akan mendekati bulan ramadhan sehingga tingkat kebutuhan masyarakat semakin meningkat.


"Kami menduga seperti itu mas, jika itu benar kami sangat prihatin. Karena biaya dengan biaya  produksi ternak yang besar sedangkan hasil yang peternak dapatkan tidak sepadan, maka hal ini lambat laun akan merugikan peternak ayam petelur hingga berujung bangkrut," beber mantan Kepala Perpustakaan dan Arsip ini.


Untuk itu pihaknya bekerjasama dengan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dan Dirjen Peternakan RI berusaha mencari solusi tepat mengatasi masalah anjloknya harga telur ayam di Kabupaten Malang ini.


"Bersama Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan RI dan Kepala Dinas peternakan Provinsi Jawa Timur kami berusaha mencari solusi tepat terkait turunnya harga telur ayam ini dengan mengumpulkan peternak dan pengusaha," pungkas Atik sapaan akrabnya. (GT)

Read 393 times