EMail :
admin@lensarakyat.com

Pengunjung

224653
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua
83
819
5093
211697
18285
26664
224653

Your IP: 54.166.245.10
2018-05-25 02:45
×

Pemberitahuan

There is no category chosen or category doesn't contain any items
Rabu, 19 April 2017 13:54

Dinkop Malang Fokus Benahi Koperasi Tidak Aktif

Written by
Rate this item
(0 votes)

Kabupaten Malang - Perubahan struktur organisasi membuat Dinas Koperasi dan Usaha Mikro hanya terfokus pada usaha mikro. Target yang akan mereka canangkan adalah merubah usaha mikro, salah satunya koperasi, sebab di Kabupaten Malang sedikitnya 36 koperasi tidak aktif.

“Tahun 2017 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemerintah Kabupaten Malang hanya fokus pada revitalisasi koperasi dan usaha mikro. Ini karena usaha kecil dan menengah Provinsi yang mengambil alih," ungkap Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang, Dra. Made Dewi Anggraini M.Si kepada lensa rakyat, Selasa (18/04).
 
Ia juga menyampaikan, untuk saat ini mulai bulan Januari hingga Maret, dinas lebih membenahi Koperasi yang ada di Kabupaten Malang yang belum menyelesaikan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Total 1.253 koperasi, dengan sisa 10 persen koperasi yang belum melakukan RAT,” ujarnya.

Made menambahkan, target Dinas Koperasi dan Usaha Mikro adalah menyelesaikan sekitar 97 koperasi tidak aktif. Dengan 67 koperasi terkena sanksi dari Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, ucapnya.
 
Jangka waktu selama enam bulan untuk pemberian sanksi, dibubarkan atau masih tetap aktif. Setelah dicek masih ada 3 koperasi yang salah alamat yang ternyata berada di luar Kabupaten Malang, terangnya.
 
Sehingga dari 64 koperasi tersebut, yang sudah direvitalisasi sebanyak 28 koperasi. Sisanya 36 ditargetkan selama tiga bulan, dengan setiap bulannya ada sebanyak 12 koperasi dan mungkin bisa lebih,” paparnya.

Tahun ini Dinas Koperasi dan Usaha Mikro akan melakukan penyuluhan sadar berkoperasi, penyelesaian RAT, manajemen keuangan. Tujuannya untuk kemandirian bagi koperasi yang mengajukan untuk membuka koperasi yang lebih berkualitas dan tersertifikasi, jelasnya.
 
Selain itu, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro juga mereformasi sistem seluruh koperasi di Kabupaten Malang menggunakan IT.
 
Made juga mengatakan, ini merupakan tantangan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan persaingan di dunia perbankan agar koperasi bisa berbenah dan merubah sudut pandang masyarakat.

Untuk tahun 2016 perkembangan UMKM di Kabupaten Malang sebanyak 418.860 unit. Terdiri dari 302.529 unit Usaha Mikro, 115.070 unit Usaha Kecil, dan 1.261 unit Usaha Menengah, rincinya.
 
‘’Tahun 2017 ini Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang terfokus pada usaha mikro. Agar usaha mikro di Kabupaten Malang bisa berkembang menjadi usaha kecil dan menengah melalui penyuluhan, pendampingan, peningkatan SDM dan membantu mempromosikan,” pungkasnya.(GT)
Read 277 times