EMail :
admin@lensarakyat.com

Pengunjung

225431
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua
861
819
5871
211697
19063
26664
225431

Your IP: 54.81.232.54
2018-05-25 23:31
×

Pemberitahuan

There is no category chosen or category doesn't contain any items

Nasional

 
Jember - Upaya Pemkab Jember dengan memberikan beasiswa terhadap seribu mahasiswa tidak mampu Jember mendapat apresiasi Kepala Staff Kepresidenan RI, Teten Masduki. Teten menyatakan bahwa dengan pemberian beasiswa terhadap mahasiswa tidak mampu berarti memberi kesempatan bagi masyarakat tidak mampu untuk sama - sama mendapatkan pendidikan lebih tinggi.
 
"Dengan berkuliah masyarakat bisa mendapatkan skill of life, ini menunjang apa yang presiden Jokowi harapkan terkait operational education. Pemerintah terus berusaha untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi persaingan kerja," ungkap Kepala Staff Kepresidenan, Teten Masduki kepada awak media di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (11/11).
 
Lanjut Teten, pemerintah berharap agar pemuda Indonesia tidak hanya mampu bersaing di dalam negeri, tapi juga mampu bersaing di luar negeri. "Pemerintah juga terus menggalakkan untuk memberikan kesempatan masyarakat agar bisa mengenyam pendidikan di luar negeri," tuturnya. 
 
"Kita juga akan memberikan beasiswa terhadap mahasiswa terbaik di setiap daerah, karena kunci kemampuan kita adalah bisa berinovasi. Kita harap bisa muncul inovator - inovator baru di Indonesia untuk mendorong kemajuan suatu daerah, seperti halnya Pemkab Jember lakukan, ini sangat tepat dan bisa menginspirasi banyak daerah," pungkasnya. (Sul).
 
Denpasar - Para pelaku penipuan online yang diamankan dari sebuah rumah mewah di jalan Puri Mumbul, Nusa Dua, Kabupaten Badung pada hari Sabtu (29/07) kini diterbangkan ke Jakarta, Minggu (31/07). Pelaku penipuan jaringan internasional via online berjumlah 32 orang, 27 warga negara asing (WNA) dan 5 orang WNI.
 
“Penipu jaringan internasional ini akan terbang dengan menggunakan pesawat komersial dan akan terbang pukul 14.30 Wita. Pengawalan menuju bandara Ngurah Rai melibatkan Satgas CTOC dan Sabhara Polda Bali, saat dalam penerbangan 9 personil kepolisian RRC juga ikut serta," ujar Wadir Reserse Kriminal Khusus Polda Bali, AKBP Ruddi Setiawan, Minggu (31/07).
 
Ruddi Setiawan juga mengatakan, totalnya ada 57 orang yang ikut dalam penerbangan ke Jakarta, termasuk pelaku dan personil pengawalan, imbuhnya.
 
Berdasarkan data terhimpun, para tersangka penipuan online diterbangkan dengan pesawat Garuda bernomor GA 653 pada pukul 14.50 Wita. Sekitar pukul 13.20 Wita tersangka penipuan online ini tiba di terminal kedatangan domestik bandara Internasional Ngurah Rai dan selanjutnya menuju Gate 1 A. Pengecekan kembali dilakukan diruang tunggu Gate 1 A, untuk antisipasi kecurigaan maupun ketidaknyamanan penumpang lainnya.
 
Menjelang keberangkatan, sekitar pukul 14.26 Wita, pihak Maskapai Garuda maupun manager dan pilot pesawat tidak membolehkan adanya penumpang pesawat yang terikat tangannya sesuai peraturan penerbangan. Selanjunya dilakukan pelepasan ikatan terhadap para tersangka oleh petugas dari Polda Bali dan Polsek KP3 Bandara Ngurah Rai, hal ini dilakukan atas persetujuan koordinasi dengan Manager Garuda. (Rossy)
 
Denpasar - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali, menetapkan 2 (dua) tersangka pemalsuan dokumen kapal Dream Bali. Kedua tersangka tersebut bernama Heru Supriyadi alias HS (45 tahun) dan Joni Eddy Susanto alias JES (43 tahun) dan merupakan pejabat di KSOP Tanjung Benoa dan KSOP Tanjung Wangi, Banyuwangi. 
 
Kasubdit III Tipidkor Polda Bali AKBP I Putu Wedana Jati menyatakan  jika HS dan JES terbukti memanipulasi dokumen kapal Dream Bali buatan Prancis dengan dokumen Indonesia. “Sehingga ada potensi kerugian negara dari pajak impor barang, padahal seharusnya negara mendapatkan pendapatan dari keberadaan kapal tersebut,” tutur Putu Wesadana pada keterangan pers di Polda Bali, Selasa (01/08). 
 
Lanjut Putu Wesadana, kedua PNS di Kementerian Perhubungan Dirjen Perhubungan Laut Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan itu menerbitkan dokumen tidak resmi atas kapal Dream Bali. Isi dokumen kapal Dream Bali dibuat seolah-olah kapal tersebut dibuat di Indonesia, terangnya.
 
"Kapal Dream Bali aslinya bernama Dream Tahiti, masuk di Bali pada Januari 2017 dan beroperasi sebagai kapal pengangkut kebutuhan akomodasi. Sebagai kapal berbendera asing, proses yang dilakukan pemilik kapal seharusnya mengacu pada Pajak Impor Barang (PIB)," kata Putu Wesadana.
 
Putu Wesadana juga memaparkan, kecurangan dalam memanipulasi dokumen kapal Dream Bali terbongkar oleh petugas Kantor Kepabeanan Bali Pada Juni 2017. Dalam kasus ini kepolisian melakukan penulusuran terkait adanya tindakan penyalahgunaan wewenang oleh oknum petugas penyelenggara negara, jelasnya. 
 
“Mereka menerima aliran keuangan untuk kepentingan diri sendiri, jadi kedua tersangka menerima uang Rp. 300 juta untuk proses pembuatan dukumen palsu,” jelas Putu Wesadana.
 
Dalam berkas perkara terpisah, Ditreskrimsus Polda Bali juga menetapkan tiga tersangka lain, yakni Rutyasi Pilimon, Adi Wicaksono selaku nahkoda kapal freelance dan Aditya Rahman yang juga nahkoda kapal freelance. Sejak awal tersangka merencanakan dan bermufakat memanipulasi data proses penerbitan dokumen palsu Dream Tahiti menjadi Dream Bali yang berbendera Indonesia. (Hendrik)
 
Denpasar - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali musnahkan barang bukti (Barbuk) sebanyak 9.595 butir pil ekstasi di halaman kantor BNN Provinsi Bali, Selasa (25/07). Ribuan pil haram tersebut merupakan barang bukti yang berhasil tim BNN Provinsi Bali sita dari tersangka Sukron Wardana yang tertangkap di Hotel Fame, Sunset Road, Kecamatan Kuta, Badung. 
 
"Nilai Barbuk pil ekstasi yang kita musnahkan diperkirakan seharga Rp. 5 milyar, dari 9.595 butir yang kita memusnahkan, 40 butir pil ekstasi kita gunakan untuk pemeriksaan laboratorium dan 40 butir digunakan untuk kepentingan persidangan. Jika ditimbang, berat 9.595 pil ekstasi yang dimusnahkan beratnya setara 2,5 Kg,” ungkap Kepala BNN Provinsi Bali, I Putu Gede Suastawa, Selasa (25/07).
 
I Putu Gede Suastawa juga mengatakan bahwasanya selain menangkap Sukron Wardana jajarannya juga menangkap Stefanie Anisa Hadi (25 tahun). Stefanie merupakan perempuan yang membawa barang haram dari Palembang menuju Denpasar, tuturnya. 
 
"Stefanie ditangkap pada saat masih berada di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, sementara Sukron Wardana sedianya berperan sebagai penerima barang yang dibawa Srefanie. Kedua pelaku mengaku tidak saling kenal, meski keduanya berasal dari Banyuwangi dan dalam satu jaringan peredaran Narkoba," jelasnya.
 
Lanjut Suastawa, penangkapan Sukron terjadi hanya selisih 2 jam setelah BNN mengamankan Stefanie. “Jadi sebelum pil ekstasi diedarkan, barang tersebut diserah-terimakan secara estafet. Petugas BNN menunggu di hotel melakukan pengintaian, setelah Sukron datang langsung kita sergap,” pungkas Suastawa. (Rossy).
 
Jember - Anak perusahaan Kawan Lama Retail, Ace and Informa membuka cabang di Kabupaten Jember, dan membuka opening di Lippo Plaza Jember lantai 2, Jum'at (14/07). Operation director PT Home Center Indonesia , Danial Trisno mengaku optimis dengan pangsa pasar Informa di Jember.
 
"Berdasarkan database yang kita miliki di Surabaya dan Malang,  saya merasa optimis dengan pangsa pasar Informa di Jember. Banyak warga Jember yang belanja di Surabaya dan Malang," ungkap Operation director PT Home Center Indonesia , Danial Trisno kepada awak media seusai opening Ace and Informa, Jum'at (14/07).
 
Danial juga mengaku takjub dengan kondisi Jember yang memiliki perkebunan, dan mendapat predikat sebagai kota karnaval. "Jember juga menjadi muara bagi wilayah seperti Banyuwangi dan Bondowoso yang ingin ke Surabaya, muara untuk wilayah tapal kuda," tuturnya.
 
Lanjut Danial, selain indah Jember memiliki potensi yang sangat luarbiasa jika kita bangun. Jember memiliki daya tarik bagi investor maupun terhadap pertumbuhan ekonomi yang ada di Jember, terangnya.
 
"Tidak mudah untuk membuka ritel seperti Ace and Informa, butuh tempat yang luas, minimal 5 ribu Meter persegi. Kebetulan Lippo Plaza Jember memiliki tempat yang besar dan pas untuk kita jadikan lokasi Ace and Informa," paparnya.
 
Selanjutnya Danial menyampaikan jika Informa tidak hanya menjual barang, di costumer service Informa juga menawarkan jasa kebersihan. Informa menyediakan jasa untuk membersihkan matras dari kutu, membersihkan air conditioning (AC), jadi yang kita tawarkan bervariatif," jelasnya.
 
"Sekarang karyawan Informa sebanyak 75 orang, total karyawan  di ritel Ace and Informa sekitar 150 orang. Ace and Informa buka mulai jam 10 pagi dan tutup jam 10 malam," pungkasnya. 
 
Berdasarkan data terhimpun, Ace merupakan pusat perlengkapan rumah tangga serta gaya hidup, sedangkan Informasi adalah pusat furnitur dan aksesoris untuk hunian dan bisnis. (Suliyadi)
Denpasar - Provinsi Bali merupakan salah satu lokasi yang sering menjadi tuan rumah untuk agenda internasional, untuk itu Provinsi Bali mempersiapkan infrastruktur jalan untuk mengurai kemacetan di kawasan Bandara Ngurah Rai, dengan pengajuan mega proyek underpass simpang Ngurah Rai.
 
"Mega proyek underpass simpang Ngurah Rai telah masuk tahap pra kualifikasi, proyek underpass simpang Ngurah Rai ini sudah masuk dalam proses pre-qualification (PQ) dan ini sifatnya urgen. Mega proyek underpass simpang yang bersumber dari APBN itu kita taksir menghabiskan anggaran Rp. 209 Milyar, namun dari kajian ulang, angkanya berubah menjadi Rp. 180 Milyar, ungkap Kepala Satuan Kerja Metro Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Denpasar, Anak Agung Gde Sanjaya, Kamis (18/05).
 
Gde Sanjaya juga menambahkan, terkait pembebasan lahan dalam mega proyek underpass simpang Ngurah Rai sepenuhnya oleh Pemkab Badung. Yang jelas bulan Agustus mega proyek underpass simpang Ngurah Rai sudah ada pemenangnya, sebab proyek jalan tersebut menurut penilaian Gde Sanjaya mendesak untuk segera teralisasi, jelasnya. 
 
Agenda internasional yang akan digelar di Bali tahun depan diantaranya pertemuan International Monetery Fund - World Bank ( IMF-WB) yang rencananya diadakan bulan Oktober 2018 di Nusa Dua, Bali, untuk itu perlu penanganan prioritas khususnya dibidang infrastruktur jalan, terangnya. 
 
Menurut Gde Sanjaya,  bulan Agustus tidak ditemukan pemenang lelang, rencana proyek bisa terancam gagal. Proyek simpang underpass Ngurah Rai digadang-gadang mampu untuk urai kemacetan, yang kerap terjadi di kawasan Bandara Ngurah Rai, ucapnya. 
 
“Saat ini kita terkejar waktu untuk penyelesaian pelaksanaan  underpass simpang Ngurah Rai sebelum pertemuan IMF-WB pekerjaaan harus selesai. Untuk kisaran waktu pekerjaan mega proyek simpang underpass Ngurah Rai memakan waktu satu tahun,” terang Gde Sanjaya. (Rossy)
Denpasar - Jajaran Bea Cukai Denpasar, Bali menggagalkan upaya penyelundupan Amonium  Nitrat seberat 63,8 Ton di kepulauan Bali Utara. Bahan kimia Amonium Nitrat yang proses pengirimannya diatur oleh ketentuan larangan atau pembatasan tersebut, berasal dari Malaysia dan akan diselundupkan ke Maluku.
 
"Upaya menggagalkan penyelundupan Amonium Nitrat ini berawal dari penangkapan saat kapal KM Hamdan V saat Operasi Patroli Laut Jaring Wallacea 2017. KM Hamdan V melintas di perairan Bali kemudian tim patroli berhentikan untuk dilakukan pemeriksaan, sebab kita curiga dengan gelagatnya," ungkap Dirjen Bea Cukai RI, Heru Pambudi, Senin (15/05).
 
Pambudi juga menerangkan, atas dasar kecurigaan petugas itulah, tim patroli melakukan pemeriksaan terhadap awak kapal, serta nahkoda berinisial JDN yang tidak dapat menunjukan dokumen sah manifestasi atas Amonium Nitrat tersebut. Jika barang tersebut di impor dan tidak tercantum dalam manifestasinya, maka akan diproses secara hukum, sebab dianggap sebagai penyelundupan, ujar Pambudi.
 
Lanjut Pambudi, kerugian materil akibat penyelundupan Amonium Nitrat mencapai 8,2 milyar Rupiah, dan kerugian immateril berpotensi merusak terumbu karang. Sebab dari beberapa kasus, bahan Amonium Nitrat ini digunakan sebagai bahan peledak mencari ikan di dasar laut, jelasnya.
 
Berdasarkan data yang terhimpun, dari tahun 2009 hingga tahun 2016 Bea Cukai bersama Kepolisian telah melakukan penindakan sebanyak 166.475 Kg Amonium Nitrat, dengan estimasi nilai barang sebesar 74,77 milyar Rupiah. Sedangkan TKP saat mendapatkan bahan kimia illegal tersebut, petugas mendapatkan dari berbagai tempat, seperti perairan Pulau Mapor, Perairan Laut Cina, Perairan Tokong Malang Biru, Kepulauan Riau, Perairan Pulau Marapas, Perairan Pulau Pejantan Kabupaten Bintan, dan Perairan Pulau Berakit. Saat ini, Amonium Nitrat tersebut oleh aparat dibongkar dan dititipkan di Rumah Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Denpasar. (Rossy)
Denpasar - Aksi menyalakan lilin sebagai solidaritas untuk mendukung Ahok tidak hanya di Jakarta dan Manado, kali ini aksi serupa terjadi di lapangan Puputan Renon. Selain menyalakan lilin, ribuan orang solidaritas Ahok ini juga menyanyikan lagu-lagu nasional, seperti Garuda Pancasila, Indonesia Pusaka dan Mars Bangun Pemuda-Pemudi.
 
“Kedatangan kami kesini untuk aksi menyalakan lilin merupakan salah-satu solidaritas terhadap Ahok yang kena vonis dua tahun oleh hakim, ” tutur Reni peserta aksi asal Medan yang datang bersama keluarganya saat berlibur ke Pulau Dewata, Kamis (11/05).
 
Berdasarkan pantauan lensarakyat.com, peserta aksi solidaritas Ahok berdatangan sejak pukul 17.30 Wita, dan massa terkonsentrasi di sisi timur Monumen Bajrasandhi yang berlokasi di sebelah Pos Pemadam Kebakaran, Renon, Denpasar. 
 
Peserta aksi solidaritas Ahok dengan menyalakan lilin pesertanya bukan hanya berasal warga Bali saja, wisatawan domestik dan asing juga ikut dalam aksi solidaritas terhadap Ahok yang tervonis Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan pasal penistaan agama. Aksi berjalan damai dan berlangsung sekitar satu setengah jam, dari pukul 18.00 Wita hingga berakhir 19.30 Wita. (Rossy) 
Badung, Bali - Ratusan massa dari Aliansi Sopir Transport (ALSTAR) Bali menggelar aksi demo, mereka meminta Dishub Provinsi Bali untuk memblokir aplikasi taksi online. Selain orasi, demonstran juga melakukan konvoi dari Jalan Dewi Sri, Badung - Kantor Dishub Provinsi Bali - Jalan By Pass Ngurah Rai - Lapangan Bajra Sandi Renon, kemudian jalan kaki ke Kantor Gubernur Bali, Rabu (03/05).
 
"Yang saya harap hari ini aplikasi grab dan uber di Bali diblokir. Diduga aplikasi taksi online tersebut tidak berijin," ungkap Ketut Witra saat berorasi di depan Kantor Gubernur Bali, Rabu (03/05).
 
Selain itu Ketut Witra juga menanyakan kepada Dishub Provinsi Bali, terkait asal-muasal kajian kuota ijin transportasi umum di Bali yang mencapai 7500. (rossy)
Denpasar - Selasa (02/05) hujan deras mengguyur Kota Denpasar, namun tak menyurutkan jajaran Pemprov Bali untuk melaksanakan upacara memperingati Hardiknas 2017. Upacara kali ini dipimpin langsung Wagub Bali, Ketut Sudikerta di lapangan Renon, Denpasar.
 
"Reformasi pendidikan nasional adalah proses jangka panjang, dan dilaksanakan secara sistematis, prosedural dan bertahap. Harapannya agar anak didik Indonesia kedudukannya sejajar dengan bangsa lainnya," ungkap Wagub Bali, Ketut Sudikerta saat pidato peringatan Hardiknas 2017 yang diikuti para pelajar SD, SMP, SMA dan jajaran PNS, Selasa (02/05).
 
Ketut Sudikerta juga memaparkan, khusus pelajar SD Bali, ia berharap agar bisa melanjutkan ke SMP, yang lulus SMP melanjutkan ke SMA, sedangkan yang lulus SMA melanjutkan ke Perguruan Tinggi, pungkasnya. (rossy)