EMail :
admin@lensarakyat.com

Pengunjung

195707
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua
1271
658
4222
182268
16003
23522
195707

Your IP: 54.81.71.187
2018-04-19 16:20
×

Pemberitahuan

There is no category chosen or category doesn't contain any items
Senin, 02 April 2018 17:02

Dishub Provinsi Bali Tindaklanjuti Revisi Permenhub 32 Tahun 2016 Featured

Written by
Rate this item
(0 votes)

Denpasar - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali sikapi serius uji publik Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No 32 tahun 2016 tentang penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek. Dalam Permenhub nomer 32 tahun 2016 ada 11 klausul kebijakan penyesuaian, seperti pengelompokan taksi online menjadi angkutan sewa khusus.

"Kita akan mengikuti penyempurnaan Permenhub nomer 32 tahun 2016 dan meminta pemerintah pusat membuat regulasi yang pasti, misalnya ambil alih ijin taksi oleh pusat. Jika perijinan diambil alih pusat, kuota juga diatur pusat," ungkap Kadishub Provinsi Bali, I G A Sudarsana SH MH, Senin (02/04).

Lanjut Sudarsana, padahal kuota juga perlu kajian dan anggaran. "Hasil kajian tim menghasilkan beberapa penyesuaian materi krusial, seperti pengelompokan taksi dalam jenis angkutan sewa khusus, kapasitas mesin minimum 1000 cc, tarif diatur dengan batas atau bawah yang diterbitkan Pemda," jelasnya.

"Perusahaan taksi tidak perlu memiliki bengkel, bekerja sama dengan bengkel resmi juga bisa. Monitoring operasional angkutan online secara baik," tuturnya.

Sudarsana juga menambahkan, Dishub juga mulai pemasangan stiker angkutan sewa khusus sebagai penanda angkutan penumpang yang legal. "Jika angkutan khusus menggunakan stiker berarti sudah resmi," terangnya. (Ross).

Read 39 times